Kamis, 01 Desember 2016

RANGKAIAN LAMPU FLIOP-FLOP TK1A

RANGKAIAN LAMPU FLIP FLOP

rangkaian flip flop  saya  terdiri dari komponen2 aktif, yaitu: 2 buah resistor senilai 56 K ohm, 2 buah kapasitor yg terdiri dari capasitor/elco 1000 mf, dan transitor 3 kaki yaitu:emitor dan colector, terus LED 4 buah, dan kabel2 penghubung,serta tidak lupa batrei 9 volt,

cara kerja lampu flip flop yaitu:
Prinsip kerja dari rangkaian flip flop dibandingkan dengan prinsip dari kerja transistor sebagai saklar adalah sama, yaitu apabila rangkaiannya diberi tegangan maka salah-satu dr kondisi transistornya menjadi hidup. Keadaan ini pula memiliki ketergantungan kepada kapasitor yang memiliki ketinggian muatan yang lebih jika dibandingkan dengan komponen lainnya. Bila lebih diperinci lagi, sebuah kapasitor yang ketinggian muatannya lebih akan menyebabkan lepasnya muatan listrik lebih dulu kemudian terjadi hubungan antara kaki transistor dengan kapasitor yg kondisinya sedang on. (semakin besar nilai kapasitor semakin lambat pula lampu yg berkedip)  dan semakin besar nilai resistor semakin terang pula LED menyala, dan batreinya juga semakin tinggi voltnya maka flip flop semakin terang




Kamis, 15 September 2016

1)bilangan desimal

Angka-angkanya (1,2,3,4,5,6,7,8,9)
Contoh bilangan desimal =
Tanggal dan bulan lahir saya =d
125(desimal)..........(biner)
Jawab :25(desimal)(10l = .... (biner)(2)
125/2 = 62 sisa bagi 1
62/2= 31    sisa bagi 0
31/2=15     sisa bagi 1
15/2=7       sisa bagi 1
7/2=3         sisa bagi 1
3/2=1         sisa bagi 1
Jadi hasil konversinya = (111101) karna biner nilainya (2)

2).Bilangan desimal ke octal
   contoh=     1320(desimal)(10)=........(octal) (8)
Jawab:
      1320/8= 165    sisa bagi 0
       165/8=20       sisa bagi 5
        20/8=2            sisa bagi 4
Jadi hasil konversinya = (450)

  3) bilangan desimal ke hexadesimal
Contoh= 20000 desimal(10) =...... hexa(16)
Jawab:
      20000/16=1250   sisa bagi 0
      1250/16=78          sisa bagi 2
       78/16 =4               sisa bagi 14=E
Jadi hasilnya ke hexa = (4E20)

     

(4)bilangan oktal (2)

Bilangan oktal (basis 8)
Angka-angkanya (0,1,2,3,4,5,6,7,)

Konversi oktal ke hexadesimal
Contoh soal=
225 oktal(8)=..............(16) hexadesimal
Caranya bilangan(225) di binerkan dulu sebelum mencari konversi hexa
2=010,2=010,5=101
Kemudian bilangan diatas(biner)dijadikan  hexadesimal=
1001=9
0101=5
Jadi hasil konversnya adalah= (95) (16)hexadesimal

(4) bilangan oktal (1)

Bilangan oktal (basis 8)
Angka-angkanya (0,1,2,3,4,5,6,7,)

1).konverensi oktal ke desimal
Contoh soal=
160 (8) oktal=..........(10)
Jawab=
Nah ini dikalikan pangkat oktal sesuai urutan
1×8pangkat2+6×8pangkat1+0×8pangkat 0
Hasi konversinya=64+48+1=113 (10) desimal

2).konversi oktal ke biner
Contoh soal=
1667oktal(8)=........(2)
Caranya sengan mengkonverensikan dengan rumua biner
1=001,6=110,6=110,7=111
Maka bilangan binernya adalah(001110110111)

(3) bilangan hexadesimal (3)

Sistem hexadesimal (basis 16)
Angka-angkanya adalah (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F,1&0,1&2)

Konversi hexadesimal ke oktal
Contoh soal=
B64(16)............(12)
Jawab,
B64 (dikonversikan ke biner dulu,sebelum dikonverensikan ke oktal)=
B(11)= 1011
6   =0110
4 =0100
Lalu setelah jadi bilang biner terus dijadikan ke hexa caranya dibawah=
101=5 ,101=5,100=4, 100=4
Jadi hasil konverensi hexadesimal ke oktal(B64)= (5544)

(3) bilangan hexadesimal (2)

Sistem hexadesimal (basis 16)
Angka-angkanya adalah (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F,1&0,1&2)

(2)Konversi hexadesimal ke desimal
Contoh soal=
2A2(16)=..........(10)
Dan dikalikan dengan bilangan 16 pangkat sesuai berurutan
Jawab=
2×16 pangkat2+10×16 pangkat 1+2×16 pangkat 0=
512+160+2=674
Hasil konverensinya adalah (674)(10) desimal

(3) bilangan hexadesimal (1)

Sistem hexadesimal (basis 16)
Angka-angkanya adalah (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F,1&0,1&2)

Hexadesimal ke biner
Contoh soal C54 hexa(16)=.......(2)
Jawab:
Caranya langsung dimasukan ke biner (C=12)
C=1100 ,5=0101,4=0100
Jadi bilangan hexadesimal =(110001010100) desimal

(2) bilangan biner

Bilangan biner basis (2)
Angka-angkanya =
0000=0 ,0001=2,0010=3,0011=4,0101=5,0110=6 ,0111=7,0111=8=1000, 9=1001, 10=1010, dan lain lainya diulang2x =d


1)biner ke desimal
Contoh=
1010 biner(2)=.......desimal(10)
Jawab= diuraikan menjadi sesuai dengan rumus desimal = (1x23)+(0x22)+(1x21)+(0x20)  hasilnya= 10 desimal


2.) Biner ke hexadesima
Contoh= (biner)(2)11110000........(10)
Solusinya= diambil kelompok bit paling belakang 4 huruf (0000)=0 , dan bit berikutnya (1111)=F  
Hasil konverensinya = (f0) (16) (hexadesimal)


3) biner ke oktal
Contoh= 1011(biner) (2).......(8)
Solusinya diambil 3 bit dari belakang =(011)=3 (8) oktal dan sisa bitnya=1 dan hasil akhirnya=(13)