Rabu, 19 Juli 2017

TRANSDUCER ,GALVANOMETER & ELEKTROMETER

Pertama kita akan mengenal apa itu TRANSDUCER?????


 Transducer (Transduser) adalah suatu alat yang dapat mengubah suatu bentuk energi ke bentuk energi lainnya. Bentuk-bentuk energi tersebut diantaranya seperti Energi Listrik, Energi Mekanikal, Energi Elektromagnetik, Energi Cahaya, Energi Kimia, Energi Akustik (bunyi) dan Energi Panas. Pada umumnya, semua alat yang dapat mengubah atau mengkonversi suatu energi ke energi lainnya dapat disebut sebagai Transduser (Transducer).

Sesuai dengan Judul pertama kita bahas tentang Galvanometer???

 


Galvanometer adalah alat ukur listrik yang digunakan untuk mengukur kuat arus dan beda potensial listrik yang relatif kecil. Galvanometer tidak dapat digunakan untuk mengukur kuat arus maupun beda potensial listrik yang relatif besar, karena komponen-komponen internalnya yang tidak mendukung. Galvanometer bisa digunakan untuk mengukur kuat arus maupun beda potensial listrik yang besar, jika pada galvanometer tersebut dipasang hambatan eksternal (pada voltmeter disebut hambatan depan, sedangkan pada ampermeter disebut hambatan shunt)

Jenis Tansducer,Galavanometer merupakan jenis transduscer Electroacoustic merubah enegri listrik menjadi gerak pada skala

Bagian-Bagianya yaitu :

  1. Kutub Magnet
  2. Skala
  3. Lilitan/Kumparan
Kita Bedah dan Fungsi masing-masing:
  • Kutub Magnet mempunyai Fungsi sebagai gaya laurentz yakni ditimbulkan oleh muatan aliran listrik yang bergerak atau oleh arus listrik yang berada dalam suatu medan magnet, pada galvanometer ini ada dua muatan kutub utara dan selatan yg bersifat berlawanan,sehingga di dalam galvanometer menimbulkan gaya  pergerakan yg ada di skala
 
  • Skala mempunyai berfungsi sebagai penunjuk skala yg ditentukan oleh jarum penunjuk skala

  • Lilitan/Kumparan berfungsi sama halnya dengan Kutub magnet ,pada sisi lilitan/kumparan ini yg dekat dengan kutub utara dan selatan mengakibatkan kumparan berputar jarum untuk menunjukan skala tertentu
Cara kerjanya :

Cara kerja galvanometer, yaitu berputarnya kumparan karena munculnya dua gaya Lorents sama besar tetapi berlawanan arah, yang bekerja pada dua sisi kumparan yang saling berhadapan. Kawat tembaga dililitkan pada inti besi lunak berbentuk silinder membentuk statu kumparan, dan diletakkan diantara diantara kutub-kutub sebuah magnet hermanen. Arus listrik memasuki dan meninggalkan kumparan melalui pegas spiral yang terpasang di atas dan di bawah kumparan. Maka sisi kumparan yang dekat dengan kutub utara dan kutub selatan mengalami gaya Lorente yang sama tetapi berlawanan arah, yang akan menyebebkan kumparan berputar. Putaran kumparan ditahan oleh kedua pegas spiral, sehingga kumparan hanya akan berputar dengan sudut tertentu. Putaran dari kumparan diteruskan oleh sebuah jarum untuk menunjuk pada skala tertentu. Angka yang ditunjukkan oleh skala menyatakan besar arus listrik yang diukur.
 
Selanjutnya membahas tentantang Elektrometer,  Apakah itu Elektometer??

Elektrometer adalah alat pengukur muatan listrik atau beda potensial listrik. Jenis elektrometer bervariasi, mulai dari buatan tangan hingga perangkat elektronik dengan ketepatan tinggi. Elektrometer modern yang berdasarkan pada teknologi tabung hampa atau fase padat (solid state) dapat digunakan untuk mengukur arus listrik yang sangat kecil hingga 1 femtoamper. Elektroskop adalah alat sejenis yang lebih sederhana, yang bekerja berdasarkan prinsip yang serupa, tetapi hanya menunjukkan besaran relatif voltase atau muatan listrik.

Jenis dari Elektrometer,salah satunya adalah Elektrskop
 
 



Elektroskop memiliki tiga bagian penting, yakni (1) kepala elektroskop (knop) yang terbuat dari logam, (2) konduktor yang menghubungkan kepala elektroskop dengan daun elektroskpo (foil) yang terbuat dari batang logam, dan (3) daun elektroskop (foil) yang jumlahnya ada dua yang disusun secara terpisah dan biasanya terbuat dari kertas emas atau alumunium tips.
Prinsip kerja elektroskop adalah menggunakan prinsip induksi listrik. Induksi listrik merupakan pemisahan muatan listrik pada benda netral jika benda itu didekati dengan benda lain yang bermuatan listrik. Jika kepala elektroskop yang netral didekatkan dengan benda bermuatan listrik, maka daun elektroskop akan mengembang, dan jika kepala elektroskop yang netral didekatkan dengan benda tidak bermuatan listrik (netral) maka daun elektroskop tetap (kuncup).